Agustin Budiarti
A 3200 80 320
Analysis Drama Death of a Salesman by Arthur Miller
1. Characters and Characterization
a. Willy Loman: a 63 year old once popular salesman who’s lost his popularity and sales, not to mention his mind.
b. Biff Loman : a 34 year old son of Willy who has been searching for himself while working on farms in the west to the dismay of his father.
c. Happy Loman: the younger brother of Biff who tries in all he can to please his father and attempts to continue his father’s dream after he dies.
d. Linda Loman: the wife of Willy who tries to protect Willy’s feelings and can’t make herself confront him if it means hurting his feelings.
e. Bernard: a bookish friend of Biff and Happy who urges Biff to study in high school to no avail, however, he himself makes it as a prominent lawyer and goes to argue a case to the supreme court at the end of the play.
f. Charley: Bernard’s father who is fairly successful and offers Willy a job which Willy refuses on the basis of pride.
2. Setting
- Willy’s house; Small house in New York surrounded by apartments.
- Restaurant; Restaurant where Stanley works where the Lomans were supposed to have dinner at the end of the play.
- The hotel; The hotel where Willy stays while in New England for his business trips. This is where Biff catches his father in the affair.
3. Plot
a. Exposition:
Willy comes home early from his work trip because he is not longer able to drive and he can’t do his job. Biff is home after working as a farm hand for many years in the West. But with the contrasting seeds of conflict buried here, this initial situation isn’t bound to last long.
b. Conflict:
Willy’s mental wanderings are getting worse; he is preoccupied with Biff’s aimlessness and inability to find success in business. Linda informs her sons that Willy has been trying to commit suicide and tells Biff that his father’s life is in his hands. Biff needs to get a job and get serious – or take the blame for his father’s actions.
c. Complication:
Willy gets fired and Biff doesn’t even get close enough to a job to get fired.
d. Climax:
Biff gets honest and destroys Willy’s dream; Willy finally realizes that Biff loves him.
e. Suspense:
Willy starts chatting with the imaginary figure of his brother and considers killing himself.
f. Denouement:
Willy commits suicide.Willy’s death was actually a foregone conclusion. The play’s title and Linda both predict it. What was unsure earlier in the play was why Willy would commit suicide. And the why, as we’ve discussed, is the real kicker.
g. Resolution:
Biff rejects his father’s misguided dream, but Happy runs with it.
4. Theme.
a. The Death of a Dream:
The play centers primarily on the inability of Willy Loman to fulfill his dream of a more prosperous and rewarding life for himself and his family. Willy’s failure as a breadwinner and father are due mostly to his own shortcomings, but he is also a victim of the survival-of-the-fittest business philosophy taking hold in America.
b. Unrealistic Expectations:
Throughout his career, Willy has been an average salesman at best. However, he has always thought himself far above average. Consequently, he has always expected more than he deserves. In addition, he has always expected Biff to become a high achiever, as he was as a football player in high school.
5. Summary
This drama above summary, the form is man and society. It can be shown that the above story drama about Willy, he is faced with a complex life (work, dreams, and family) and the people around him.
Sebuah catatan online seorang Agustin yang berisi sembarang kalir (yang baek tapinya)... hehehe ^_^
Senin, 16 Mei 2011
Rabu, 13 April 2011
Jenis-jenis Musik dan Efeknya untuk Tubuh
Senin, 11/04/2011 10:51 WIB
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Banyak ahli juga percaya bahwa ritme atau irama musik memiliki efek menenangkan dan bermanfaat bagi tubuh. Dan setiap jenis musik memiliki efek yang berbeda untuk tubuh. Apa saja?
Musik adalah salah satu dari beberapa kegiatan menarik untuk seluruh bagian otak. Pythagorus, Plato dan Aristoteles menyadari kekuasaan terapi musik. Einstein sendiri mengatakan bahwa salah satu alasan ia begitu pintar adalah karena suka bermain biola.
Setiap genre atau jenis musik memiliki efek yang berbeda untuk tubuh. Berikut beberapa jenis musik dan efeknya terhadap tubuh, seperti dilansir Lifemojo, Senin (11/4/2011):
1. Musik klasik
Musik klasik adalah jenis musik yang sering melibatkan orkestra besar dan biasanya tanpa ada iringan vokal. Musik klasik memiliki kecenderungan untuk menenangkan tubuh dan merangsang pikiran. Jenis musik ini telah ditemukan dapat mengurangi stres (bahkan untuk orang yang tidak terlalu menyukai musik klasik) dan meningkatkan kecerdasan jenis tertentu seperti kemampuan verbal dan penalaran spasial-temporal.
Musik jenis ini tidak membuat Anda lebih cerdas, melainkan menyediakan lingkungan yang ideal untuk berpikir. Sebuah studi yang dilakukan di Hong Kong pada 90 anak laki-laki berusia antara 6 dan 15 tahun, ditemukan bahwa anak-anak yang belajar bermain musik dengan program orkestra sekolah memiliki kemampuan memori verbal yang lebih tinggi dan dapat belajar kata-kata yang lebih baru dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menerima pelatihan musik.
Mendengarkan musik klasik juga memiliki efek yang sangat menenangkan detak jantung dan dapat membantu bagi orang dengan penyakit jantung.
2. Musik India klasik
Musik India klasik rumit dan ekspresif. Musik India didasarkan pada raga (mode melodi) dan taal (siklus berirama tertentu). Raga tertentu dikenal dapat mengaktifkan semua chakra (suasana hati atau pusat energi) dari tubuh, sehingga menguntungkan dalam melaksanakan tugas-tugas kreatif lainnya.
Terapi musik klasik india sering digunakan atau disarankan untuk pengobatan insomnia, migrain, sakit kepala kronis, hipertensi, gelisah, dll. Sebuah studi menemukan bahwa mendengarkan musik klasik India dapat meningkatkan kualitas tidur pada individu yang mengalami depresi. Para peneliti menyimpulkan bahwa efek tersebut sebanding dengan pengobatan hipnotis dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien depresi.
3. Musik Rap atau Hip Hop
Hip Hop musik memiliki efek yang berbeda pada banyak remaja. Di satu sisi, ditemukan jenis musik ini mempromosikan perasaan negatif, dan di sisi lain musik yang begitu energik membuat Anda ingin berdiri dan menari.
4. Musik Rock
Mendengarkan musik rock dapat memberikan adrenalin tidak seperti jenis musik lain. Jika Anda tidak suka mendengarkan musik rock, maka mendengarkannya dapat membuat Anda merasa marah dan kesal serta peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Namun, jika Anda menikmati mendengarkan jenis musik ini maka dapat membantu menghilangkan stres tanpa mempengaruhi denyut jantung atau tekanan darah.
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Banyak ahli juga percaya bahwa ritme atau irama musik memiliki efek menenangkan dan bermanfaat bagi tubuh. Dan setiap jenis musik memiliki efek yang berbeda untuk tubuh. Apa saja?
Musik adalah salah satu dari beberapa kegiatan menarik untuk seluruh bagian otak. Pythagorus, Plato dan Aristoteles menyadari kekuasaan terapi musik. Einstein sendiri mengatakan bahwa salah satu alasan ia begitu pintar adalah karena suka bermain biola.
Setiap genre atau jenis musik memiliki efek yang berbeda untuk tubuh. Berikut beberapa jenis musik dan efeknya terhadap tubuh, seperti dilansir Lifemojo, Senin (11/4/2011):
1. Musik klasik
Musik klasik adalah jenis musik yang sering melibatkan orkestra besar dan biasanya tanpa ada iringan vokal. Musik klasik memiliki kecenderungan untuk menenangkan tubuh dan merangsang pikiran. Jenis musik ini telah ditemukan dapat mengurangi stres (bahkan untuk orang yang tidak terlalu menyukai musik klasik) dan meningkatkan kecerdasan jenis tertentu seperti kemampuan verbal dan penalaran spasial-temporal.
Musik jenis ini tidak membuat Anda lebih cerdas, melainkan menyediakan lingkungan yang ideal untuk berpikir. Sebuah studi yang dilakukan di Hong Kong pada 90 anak laki-laki berusia antara 6 dan 15 tahun, ditemukan bahwa anak-anak yang belajar bermain musik dengan program orkestra sekolah memiliki kemampuan memori verbal yang lebih tinggi dan dapat belajar kata-kata yang lebih baru dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menerima pelatihan musik.
Mendengarkan musik klasik juga memiliki efek yang sangat menenangkan detak jantung dan dapat membantu bagi orang dengan penyakit jantung.
2. Musik India klasik
Musik India klasik rumit dan ekspresif. Musik India didasarkan pada raga (mode melodi) dan taal (siklus berirama tertentu). Raga tertentu dikenal dapat mengaktifkan semua chakra (suasana hati atau pusat energi) dari tubuh, sehingga menguntungkan dalam melaksanakan tugas-tugas kreatif lainnya.
Terapi musik klasik india sering digunakan atau disarankan untuk pengobatan insomnia, migrain, sakit kepala kronis, hipertensi, gelisah, dll. Sebuah studi menemukan bahwa mendengarkan musik klasik India dapat meningkatkan kualitas tidur pada individu yang mengalami depresi. Para peneliti menyimpulkan bahwa efek tersebut sebanding dengan pengobatan hipnotis dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien depresi.
3. Musik Rap atau Hip Hop
Hip Hop musik memiliki efek yang berbeda pada banyak remaja. Di satu sisi, ditemukan jenis musik ini mempromosikan perasaan negatif, dan di sisi lain musik yang begitu energik membuat Anda ingin berdiri dan menari.
4. Musik Rock
Mendengarkan musik rock dapat memberikan adrenalin tidak seperti jenis musik lain. Jika Anda tidak suka mendengarkan musik rock, maka mendengarkannya dapat membuat Anda merasa marah dan kesal serta peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Namun, jika Anda menikmati mendengarkan jenis musik ini maka dapat membantu menghilangkan stres tanpa mempengaruhi denyut jantung atau tekanan darah.
Senin, 11 April 2011
Just " JePrEt "
...My beloved nieces Ezza Malika Accer Saksono (female), Jagad Falah Al Wafa (male on above), Muhammad Luqman Azzayang Saksono (male in under)...
...Nice memory with Dian Nurita or Lala or Bax Aya in YPAC Solo...
...In my boarding house...
...Fun memory with Iin Rohmatun A.Z or Gembul in my boarding house...
Minggu, 10 April 2011
Arti Keluarga
Hampir saja saya bertabrakan dengan seseorang di jalan, "Oh, maaf" kata saya. Orang itu berkata, "Maafkan saya juga; saya tidak melihat Anda." Kami berdua, orang itu dan saya, sama-sama bersikap sopan. Kami bahkan mengucapkan selamat tinggal sebelum berpisah. Namun keadaan menjadi berbeda ketika berada di rumah, bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, baik yang muda maupun yang tua.
Pada hari yang sama, pada saat saya sedang mempersiapkan makan malam, anak saya berdiri di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya menabraknya. "Minggirlah," saya menggerutu. Anak saya segera meninggalkan tempat itu sambil bersedih hati. Saya tidak
Menyadari betapa kasarnya kata-kata saya tadi.
Ketika saya berbaring di tempat tidur, saya mendengar suara Tuhan dengan lembut berkata, "Ketika berhadapan dengan orang yang tidak kaukenal, engkau bersopan santun, tetapi terhadap anak yang kaukasihi, engkau malah menyakitinya. Pergilah ke dapur dan lihatlah, engkau akan menemukan bunga di dekat pintu masuk dapur. Bunga-bunga tersebut dipetik khusus untukmu. Anakmu sendiri yang memilih warnanya: merah muda, kuning, dan biru. Sebenarnya ia bermaksud untuk memberimu kejutan, tetapi engkau tidak menyadarinya, dan bahkan tidak melihat bahwa ia hampir menangis." Pada saat itu, saya merasa begitu rendah, dan hampirmeneteskan airmata.
Perlahan-lahan saya menuju ke kamar anak saya dan berjongkok di dekat tempat tidurnya; "Bangun anakku, bangunlah," kata saya. "Apakah bunga-bunga ini untuk ibu?" Anak saya tersenyum sambil berkata, "Saya menemukannya di dekat pepohonan. Saya memetiknya karena mereka cantik seperti ibu. Saya tahu ibu pasti menyukainya, terutama yang berwarna biru." Saya berkata, "Maafkan sikap ibu hari ini, tidak seharusnya ibu berteriak seperti itu." Ia berkata, "Tidak apa-apa Bu. Saya tetap mencintai ibu." Kata saya, "Ibu mencintaimu juga, dan ibu menyukai bunga-bunga itu, terutama yang berwarna biru."
Apakah Anda menyadari apabila besok kita meninggal dunia, perusahaan dimana kita bekerja akan begitu mudahnya menempatkan orang lain padaposisi atau jabatan kita. Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan selalu merasa kehilangan. Melihat kenyataan ini, jika kita lebih mementingkan pekerjaan daripada keluarga, merupakan suatu penanaman modal yang kurang bijaksana, bukan? Apakah arti di balik cerita ini?
Apakah Anda mengerti arti kata KELUARGA?
dari milis motivasi
Posted by inspirasipagi.imeldafm at 7:59 AM
My beloved family..
I love my family ...
My beloved Mom: Nur Afiah
My beloved Dad: Rd. Suparman
My first sister: Erla Maretnowati
My second sister: Erna Juliwulandari with her husband Heru Saksono and her daughter Ezza Malika Accer Saksono and her son Muhammad Luqman Azzayang Saksono
My third sister: Erni Yuniarti
My fourth brother: Erfan Jauhari with his wife Siti Nur Jannah and his son Jagad Falah Al Wafa
And me: Agustin Budiarti
I always ask Allah to always protect my family ....
Somebody's Me
You, do you remember me?
Like I remember you?
Do you spend your life
going back in your mind to that time?
'cause I, I walk the streets alone
I hate being on my own
And everyone can see that I really fell
And I'm going through hell
Thinking about you with somebody else
Somebody wants you
Somebody needs you
Somebody dreams about you every single night
Somebody can't breathe without you, it's lonely
Somebody hopes that one day you will see
That somebody's me
How, how could we go wrong?
It was so good and now it's gone
And I pray at night that our paths soon will cross
And what we had isn't lost
'cause you're always right here in my thoughts
You'll always be in my life
Even if I'm not in your life
'cause you're in my memory
You, when you remember me
And before you set me free
Oh, listen please
Like I remember you?
Do you spend your life
going back in your mind to that time?
'cause I, I walk the streets alone
I hate being on my own
And everyone can see that I really fell
And I'm going through hell
Thinking about you with somebody else
Somebody wants you
Somebody needs you
Somebody dreams about you every single night
Somebody can't breathe without you, it's lonely
Somebody hopes that one day you will see
That somebody's me
How, how could we go wrong?
It was so good and now it's gone
And I pray at night that our paths soon will cross
And what we had isn't lost
'cause you're always right here in my thoughts
You'll always be in my life
Even if I'm not in your life
'cause you're in my memory
You, when you remember me
And before you set me free
Oh, listen please
Sabtu, 09 April 2011
Tugas Drama
Name: Agustin Budiarti
NIM: A320080320
Class: A
Analysis of Drama
1. Character
a. Marcel Cuvelier as Professor (male). The Professor is an elderly man.
b. Claude Mansard as the Maid (female). The Maid is a stout, she always worrying about the Professor's health, has a red-faced woman.
c. Rossete Zuchelli as the young Pupil (female). The young Pupil is aged 18.
2. Characterization
a. The Professor is an intellectual man, egoist, cold blooded murder, and he has psychology problem.
b. The Maid is a strong, brave, smart, carefully, and she has psychology problem.
c. The Young Pupil is a discipline, weak or strength of the body, and then she has high spirit and diligent student.
3. Setting of Times and Places
a. Setting times: In the morning when summer reason.
b. Setting places: In the office and dining room of a small French flat.
4. Plot
The drama is using traditional plot structure. There are four sequential levels:
a. Exposition
The part of exposition is started from first story until pupil explains her purpose or willing to Professor.
b. Complication
The part of complication is started from Professor given lesson until Professor out of control because stress.
c. Climax
The part of climax is started when the Professor out control and kill the pupil.
d. Resolution
The part of resolution is started when the maid come and explains something that has been her thinking. The maid has been given support or attention to the Professor but the Professor ignoring that. Then, they are had hidden body the Young Pupil.
5. Theme
The lesson drama advices about the Professor that maniacs to always teach pupils and don't let them go. There are many aspect; horror, comedy, psychological, and education.
6. Summary
This drama above summary, the form is man and society. It can be shown that the above story drama about a professor, he was a professor who is very intelligent, but because it is too smart even bring negative impact, that he felt depressed and stressed that it becomes a psychopath. Disorder is to kill the pupils for inner satisfaction. The killing of students by the professors was assisted by a helper from the professors.
Langganan:
Postingan (Atom)






